JENIS-JENIS MISKONSEPSI MATEMATIKA
Sebelum meneliti miskonsepsi pada jawaban siswa, terdapat berbagai macam jenis miskonsepi yang dialami siswa disekolah saat mengerjakan soal matematika. Menurut Ramadhan (2017), indikator jenis miskonsepsi adalah sebagai berikut.
|
No. |
Jenis
Miskonsepsi |
Indikator
Miskonsepsi |
|
1. |
Miskonsepsi terjemahan |
Siswa tidak menuliskan, kurang lengkap atau salah
dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanya |
|
Siswa tidak mampu mengubah permasalahan kedalam
model matematika |
||
|
Siswa tidak mampu memahami atau mengalami kesalahan
dalam membaca permasalahan |
||
|
2. |
Miskonsepsi tanda |
Siswa tidak mampu mengkorelasikan simbol yang sesuai
dengan penyelesaian permasalahan |
|
Siswa tidak mampu menegaskan arti dari
lambang-lambang matematika |
||
|
Siswa tidak mampu mendeteksi tanda |
||
|
3. |
Miskonsepsi hitung |
Siswa melakukan kesalahan dalam melakukan perhitungan
atau komputasi |
|
Siswa tidak mampu menerjemahkan data untuk
disubstitusi ke variabel |
||
|
4. |
Miskonsepsi sistematis |
Siswa tidak mampu memutuskan permasalahan dengan
alasan yang logis |
|
Siswa tidak mampu mempertimbangkan atau mengalami kesalahan
dalam menuliskan langkah-langkah yang sesuai dalam menyelesaikan permasalahan |
||
|
5. |
Miskonsepsi konsep |
Siswa tidak mampu menghubungkan konsep materi yang
seharusnya digunakan |
|
Siswa tidak mampu menghubungkan dengan konsep lain |
||
|
Siswa tidak dapat menentukan rumus yang harus
digunakan dengan benar |
||
|
6. |
Miskonsepsi strategi |
Siswa menggunakan rumus atau prinsip yang tidak
tepat atau salah rumus. |
Sumber :
Ramadhan, M. (2017). Analisis miskonsepsi siswa dalam
menyelesaikan soal matematika berstandar PISA dengan menggunakan certainty of
response index (CRI). KadikmA, 145-153.
0 Response to "JENIS-JENIS MISKONSEPSI MATEMATIKA"
Posting Komentar